Top Ad 728x90

Selasa, 23 Februari 2016

, ,

Bayi Sulit Buang Air Besar? Inilah Lima Cara Mengatasinya!

Pada umumnya, sembelit atau sulit buang air besar (BAB), terjadi ketika feses menjadi lebih keras dari biasanya. Bukan hanya berlaku bagi orang dewasa, melainkan juga pada bayi Anda. Memang, pada beberapa kasus, misalnya saat bayi baru berumur dua bulan dan hanya mengonsumsi ASI—sembelit ini bukanlah hal yang harus dikhawatirkan. Ada kalanya, air susu ibu (ASI) mampu diserap secara sempurna oleh sistem pencernaan bayi, sehingga wajar saja bila dia tidak BAB sama sekali selama tiga hari atau bahkan seminggu.

Namun, berbeda halnya dengan bayi berusia di atas dua bulan. Sulitnya BAB, tak bisa diingkari, bisa mengakibatkan racun dan kotoran tidak bisa dibuang dengan baik dari dalam tubuh. Dalam jangka panjang, hal ini tentu akan berdampak pada kesehatan bayi sendiri. Karenanya, berikut adalah lima cara mengatasi bayi susah BAB.

  1. Memijat Bayi
    Anda bisa memberikan pijatan lembut di sekitar perut bayi, dengan gerakan melingkar searah jarum jam dari pusar ke arah luar. Untuk memudahkan, gunakan krim atau minyak pijat—lalu lakukan gerakan dengan lembut. Pastikan buah hati Anda rileks, dan tidak kesakitan saat Anda melakukannya. Namun jika belum berani, Anda bisa meminta tolong dengan ahli pijat atau bidan.

  2. Mengoleskan Minyak
    Anda bisa mengoleskan minyak bayi di daerah sekitar anus. Tujuannya, untuk membantu bayi BAB—apabila pada anusnya terdapat lecet atau luka.

  3. Membuat Bayi Bergerak Aktif
    Ajak bayi Anda bergerak aktif. Bisa dengan melakukan gerakan sederhana, seperti membaringkan bayi dalam keadaan telentang—lalu gerakkan kakinya seperti “mengayuh” sepeda di udara. Nah, bila buah hati Anda sudah bisa merangkak, maka piculah dia untuk merangkak lebih sering. Adapun hal ini dilakukan untuk membuat otot-otot perut bayi bergerak, sehingga memberi tekanan lembut di usus besar yang pada akhirnya memudahkan bayi untuk BAB.

  4. Mengontrol Asupan Makanan
    Pastikan kebutuhan serat si buah hati terpenuhi. Bisa dengan mencukupi kebutuhan sayur dan buahnya setiap hari—tidak harus langsung dengan buah “padat,” melainkan berbentuk jus. Adapun untuk membantu bayi yang susah BAB, Anda bisa memberikan pepaya matang; maupun agar-agar yang baik bagi pencernaan. Hindari konsumsi pisang untuk sementara waktu, karena akan dapat memperkeras feses.Jangan langsung memberi bayi makanan padat. Meski sudah waktunya, Anda bisa memilih makanan lunak/dilunakkan, namun tetap kaya serat, dengan porsi yang tidak langsung banyak. Untuk hasil maksimal, Anda bahkan bisa terlebih dulu memijat perut bayi sebelum diberikan makanan.Adapun untuk menunjang pencernaan bayi, pastikan pula kebutuhan cairan si buah hati terpenuhi. Caranya beragam, bisa dengan memberi sebotol air, atau cairan lain dalam bentuk jus buah-buahan yang menarik mata.

  5. Mengganti Susu Formula (Jika Perlu)
    Jika konsumsi susu formula menjadi alasan bayi Anda sulit BAB, maka gantilah dengan produk atau merek yang lain. Berkonsultasilah dengan dokter atau tenaga ahli untuk hasil maksimal.


Itulah lima cara mengatasi bayi susah BAB yang bisa Anda praktikkan. Namun, jika sembelit pada bayi belum sembuh, ada baiknya untuk segera berkonsultasi pada dokter.

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90