Top Ad 728x90

Kamis, 21 Januari 2016

, , ,

Frau Sukses Menggugah Rasa Di Konser Tentang Rasa

Jakarta (20/1) - Mungkin menjadi hari yang paling d itunggu-tunggu oleh pendengar musik Frau. Proyek musik solo yang dibentuk oleh musisi asal Jogja, Leilani Hermiasih, itu menggelar sebuah konser bertajuk Konser Tentang Rasa, di Gedung Kesenian Jakarta.

Akibat minat penonton yang tinggi, konser diadakan sebanyak dua kali pertunjukkan, yaitu pada pukul 15.30 dan 19.30. Jakarta sebenarnya bukan menjadi satu-satunya kota yang disambangi Frau untuk menggelar Konser Tentang Rasa. Bandung dan Jogja sudah lebih dulu menikmati konser ini di tahun 2015 silam.

Konser yang dipromotori oleh G Production itu dibuka oleh penampilan AriReda. Duo yang mengusung puisi sebagai lirik lagu-lagunya, yang biasa disebut dengan musikalisasi puisi. Penampilan mereka sukses menghangatkan suasana dan menjadi pembuka yang apik.

[caption id="attachment_1222" align="aligncenter" width="1600"]Frau - Konser Tentang Rasa - Guswib - G Production_2 Foto - Guswib - G Production[/caption]

Setelah AriReda menyelesaikan pertunjukkannya, Frau langsung bergantian mengisi panggung. Lani, begitu ia biasa disapa, langsung membuka penampilannya dengan lagu Sembunyi. Suasana hening seketika. Seluruh penonton menyimak musik Frau dengan khusyuk.

Sejak awal, Frau memastikan akan menstimulasi seluruh indera penonton yang hadir. Maka, ia pun menebar berbagai jenis wewangian yang disesuaikan dengan tema lagu, di sepanjang konser. Bukan hanya itu saja, di tengah konser, penonton dibagikan minuman aneka rasa berlabel Minuman Kesegaran Tentang Rasa Tjap Piano. Tentu saja ini menjadi sebuah suguhan yang menarik dan membuat penonton bersemangat.

Meski Frau hanya beranggotakan satu orang, konser malam itu sangat jauh dari kata membosankan. Pada beberapa lagu, Frau mengajak beberapa musisi untuk berkolaborasi. Diantaranya adalah Alexandria Deni dari The Monophones, dan beberapa musisi Jogja yang memainkan trompet, biola, cello, dan contra bass. Penampilan Frau sungguh menyeimbangkan megahnya Gedung Kesenian Jakarta.

Konser Tentang Rasa juga menjadi sebuah konser yang interaktif. Dalam satu lagu berjudul Tukang Jagal, penonton diajak untuk ikut menyumbang suara dalam satu bagian lagu tersebut. Sebelum lagu tersebut dimainkan, penonton dibagikan sebuah kertas yang berisi lirik yang harus dinyanyikan. Hal ini jarang sekali terjadi dalam berbagai konser lain.

Lani juga bersikap sangat interaktif dengan penonton. Di sela-sela pertunjukkan ia banyak bercerita mengenai pengalaman musikal yang pernah ia lalui, ide tercetusnya konser, hingga proses kreatifnya dalam menulis lagu. Semua diceritakan dengan kepolosan yang mengundang tawa penonton.

[caption id="attachment_1221" align="aligncenter" width="1600"]Frau - Konser Tentang Rasa - Guswib - G Production_1 Foto - Guswib - G Production[/caption]

Waktu dua jam terasa begitu singkat malam itu. Hingga kemudian Frau harus mengakhiri konser. Sebagai lagu penutup, Frau membawakan lagu Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta Di Luar Angkasa dan Arah. Dalam konser ini, Frau membawakan total 16 lagu dari album Starlit Carousel dan Happy Coda, serta beberapa materi lagu baru. Rasanya sungguh tepat bila konser seapik itu diadakan di Gedung Kesenian Jakarta. Gedung yang memiliki nilai sejarah dan eksklusif bagi musisi-musisi yang berkualitas.

Sebelum meninggalkan ruang konser, penonton diminta untuk menuliskan perasaannya tentang konser malam itu. Ekspresi perasaan mereka, dituliskan dalam selembar kertas yang diberikan panitia, sesaat sebelum konser dimulai. Tampak ekspresi sumringah dari seluruh penonton konser yang hadir. Konser Tentang Rasa benar-benar menggugah rasa siapapun yang menyaksikannya. (RFA)

0 komentar:

Posting Komentar

Top Ad 728x90